Mencukur Rambut dengan Aman Selama Kehamilan

Mencukur Rambut dengan Aman Selama KehamilanHormon-hormon kehamilan membuat rambut tumbuh lebih tebal – Kadang di tempat-tempat yang tak terduga dan tidak diinginkan. Meskipun Anda harus menghindari beberapa metode mencukur rambut selama kehamilan, ada beberapa cara untuk secara aman melakukannya sehingga area menjadi bebas rambut.

Anda mengagumi wajah Anda yang segar karena kehamilan, lalu Anda melihat sesuatu yang tidak begitu menarik: rambut tebal di bibir atas. Yap, sementara hormon kehamilan dan peningkatan aliran darah di seluruh tubuh Anda mungkin cenderung menyebabkan perubahan yang indah untuk kulit Anda, kuku dan rambut, sayangnya faktor-faktor ini juga membawa pertumbuhan rambut di tempat-tempat yang tak terduga dan tidak diinginkan (seperti ketiak Anda, garis bikini, atas bibir dan perut). Untungnya, itu hanya sementara – rambut Anda akan kembali normal sekitar enam bulan setelah Anda melahirkan. Sampai saat itu, inilah semua yang anda perlu tahu tentang mencukur rambut dengan aman saat anda hamil.

Mencabut

Untuk pekerjaan kecil dalam menghilangkan rambut – seperti membentuk alis, menghilangkan rambut dagu, membersihkan rambut kumis liar dan terkadang rambut puting (jangan malu, itu semua benar-benar normal!) – mencabut mungkin pilihan terbaik Anda . Meskipun Anda dengan mudah dapat melakukan di rumah, paling baik dilakukan oleh seorang profesional. Karena tidak memerlukan bahan kimia atau prosedur medis, keduanya benar-benar aman selama kehamilan.

Mencukur

Untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan pada area yang lebih besar, mencukur sesuai kebutuhan (dan Anda mungkin akan perlu sedikit lebih sering dari biasanya!). Jangan merasa buruk jika Anda melakukan kebiasaan suami Anda dan mulai mencukur rambut wajah juga: Cambang, rambut bibir atas dan rambuat dagu mudah untuk diurus setiap hari dengan pisau cukur (dan jangan khawatir bahwa mencukurnya akan membuat kasar rambut – itu hanya mitos). Pisau cukur manual dan alat cukur listrik aman untuk digunakan, tetapi selalu pastikan untuk menggunakan pisau baru untuk mengurangi resiko berdarah. Dan jangan berbagi pisau cukur dengan pasangan Anda, karena bisa terkena infeksi.

Ketika Anda mencukur kaki Anda, lakukan dengan hati-hati (dan gunakan banyak gel cukur), karena keseimbangan Anda mungkin sedikit berkurang (plus Anda akan kurang dapat untuk melihat melampaui perut Anda). Satu yang pasti tidak boleh dilakukan: Mencukur di kamar mandi, karena terlalu mudah untuk kehilangan keseimbangan – dan terpeleset bisa menjadi serius. Jika memungkinkan, minta bantuan suami atau teman untuk mencukur Anda di kamar mandi, atau duduk di tepi tempat tidur dan gunakan pisau cukur listrik.

Waxing dan sugaring

Waxing dan sugaring – di mana campuran gula yang dipanaskan diterapkan pada kulit dan kemudian diangkat untuk menghilangkan rambut – keduanya memberikan solusi jangka panjang untuk kelebatan rambut Anda dan tak masalah jika kehamilan tidak membuat kulit Anda terlalu sensitif. Seperti biasa, produk ini tidak boleh digunakan pada pembuluh yang varises, tahi lalat atau kutil; pada hidung, telinga atau puting; atau kulit yang teriritasi, pecah-pecah atau terbakar matahari. Periksa ke dokter sebelum waxing, juga untuk mengetahui apakah ada alasan tertentu yang membuat waxing tidak dianjurkan selama kehamilan.

Seiring perut Anda membesar, Anda sulit melihat dan mencapai bagian kewanitaan Anda, salon wax profesional biasanya merupakan pilihan terbaik selama kehamilan. Pastikan Anda memilih salon yang bersih; petugas harus memakai sarung tangan dan menggunakan spatula baru untuk mencegah penyebaran kuman dan infeksi. Sebelum melakukan, ujilah wax pada area kecil dari kulit Anda untuk melihat apakah kulit bereaksi berbeda terhadap waxing selama kehamilan. Dan gunakan lotion antiseptik sebelum dan setelah waxing untuk mengurangi iritasi, mengurangi kemerahan apapun dan membantu mencegah infeksi. (Meskipun gula mungkin tampak lebih alami daripada wax, namun juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan infeksi yang sama. Jadi lakukan dengan hati-hati)

Obat Perontok

Meskipun krim, gel, lotion, aerosol, dan roll-on perontok rambut mungkin tampak seperti pilihan yang mudah, namun belum bisa dipastikan apakah mereka aman digunakan selama kehamilan. Produk ini mengandung bahan aktif serbuk barium sulfida dan kalsium thioglycolate, yang mempengaruhi struktur protein rambut, menyebabkannya larut menjadi massa seperti jelly yang dapat dihilangkan dari kulit. Bahan kimia memiliki bau yang berbeda, yang setidaknya sangat tidak menyenangkan dan dalam kasus yang jarang telah diketahui menyebabkan reaksi alergi. Jadi sementara tidak ada bukti yang membuktikan bahwa krim obat penghilang rambut berbahaya bagi kandungan, mungkin lebih baik untuk menghindari penggunaan sampai setelah Anda melahirkan. Jika Anda merasa Anda harus menggunakannya, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu dan pastikan untuk menerapkan di daerah yang berventilasi baik setelah menguji produk pada area kecil dari kulit terlebih dahulu.

Bleaching

Meskipun Anda mungkin sudah melapisi tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan dengan bleaching, karena itu diterapkan secara langsung pada kulit Anda maka ada kemungkinan Anda menyerap beberapa bahan kimia dan mungkin meneruskannya kepada anak yang Anda kandung. Dan karena tidak ada penelitian yang dapat diandalkan untuk menentukan dengan pasti apakah bleaching aman atau tidak selama kehamilan, maka paling aman adalah menghindari pilihan ini sampai Anda melahirkan.

Laser dan Elektrolisis

Solusi menghilangkan rambut secara permanen seperti laser dan elektrolisis adalah tidak perlu dan juga berbahaya selama kehamilan. Dengan laser, sinar laser menargetkan pigmen di rambut, merusak folikel rambut untuk menghentikan pertumbuhan. Dengan elektrolisis, logam dimasukkan ke dalam batang rambut tumbuh, mengalirkan arus listrik melalui kulit Anda untuk menghancurkan folikel (terutama berisiko bagi ibu hamil, karena cairan ketuban yang mengelilingi janin yang sedang berkembang dapat menghantar listrik).

Intinya: karena tidak ada penelitian yang dapat diandalkan untuk menentukan apakah laser atau elektrolisis aman untuk ibu hamil – dan karena rambut yang tidak diinginkan akan menghilang sekitar enam bulan setelah melahirkan – yang terbaik adalah menunggu sampai setelah melahirkan.

-dari berbagai sumber-

Advertisements